Cerita Dewasa - Sepupuku Genit Dan Super Montok
Cerita Dewasa - Sepupuku Genit Dan Super Montok

Cerita Dewasa – Sepupuku Genit Dan Super Montok

Posted on

Cerita Dewasa – Sepupuku Genit Dan Super Montok | Aku punya sepupu cewek orangnya cantik dan yang paling genit, dia denganku hanya terpaut 3 tahun namanya Fika dia berkulit putih sperti primadona kayak di film blue japan, susunya juga pas dengan proporsi tubuhnya tidak terlalu besar maupun kecil, dia kalu bepenampilan selalu menggoda mataku sering aku ngelirik pahanya jika kita bersama.

Cerita Dewasa - Sepupuku Genit Dan Super Montok cerita dewasa | cerita sex
Cerita Dewasa – Sepupuku Genit Dan Super Montok

Cerita Dewasa – Sepupuku Genit Dan Super Montok | Satu ketika, aku diminta Fika bantuin bikin desain logo acara skolah dia. Waktu itu, aku di kuliah dan Fika di sma. Kebetulan ditinggal orang rumah, aku dan Fika berduaan di kamar aku karena komputer aku ada di kamar.

“ko, kenapa koko lom punya pacar?”, tanya Fika memecah suasana. Aku yang lagi serius cuma bengong sambil menoleh ke Fika dan aku kaget karena mukanya deket banget am aku sampe aku bisa kerasa nafasnya dia (untung nafasnya ga bau hehehe). Dikit deg2an juga aku ngeliat muka manis Fika yang deket banget.
“eh..gak aja..maksud koko, lom mau”, jawab aku sekenanya sambil nerusin kerjaannya.
Puluhan menit lewat dan rupanya Fika mulai pegal karena dia duduk di kasur aku di lantai dan komputernya di deket kasur aku. Beberapa kali Fika harus merubah posisi dan kadang dia bertanya soal bentuk logonya. Entah disengaja ato gak, tiap kali dia ganti posisi duduk, pasti lengan kiri aku nyenggol tokednya yang sekel.

Cerita Dewasa – Sepupuku Genit Dan Super Montok | Berkali kali disenggol, batang aku merespon. Mulai on aku. Curi2 pandang, aku liat belahan kaos Fika. Siang itu dia pake hotpants hitam dan atasan putih longgar, membuat aku bisa ngeliat bebas ke dalam bajunya. Aku bisa intip bra biru Fika yang kayaknya kekecilan nampung tokednya yang putih bulat.

“ih na, jangan nempel2 gitu dong”

“napa ko?”

“gak enak aja. Itu kamu nempel di aku”

“apaan aku ko?”

“tuh..toked kamu”, jawab aku sekenanya sambil tetap liat monitor.

Diam sejenak.

“emang kenapa kalo nempel?”

“ya jadi bikin pengen kalee naa”

“pengen apa?”

“ya pengen megang hehehe”

“koko mau megang toked aku?”

Aku terkesiap. Aku nengok ke samping. Fika sedang tegak duduknya dengan cetakan toked bulat dan muka Fika yang kemerahan.

“emang boleh?”

“boleh ko”, lanjut Fika sambil langsung ngambil tangan kiri aku dan dia taro di tokednya yang empuuuk banget. Tanpa tunggu lama, aku langsung remes toked Fika.

“sshhhhhh……..koko……..aaaaahhhhhhhhhh……mmmmmhhhhhhh h”

“dua duanya boleh na?”

“sssshhh….iyaahh…boleh….”

Cerita Dewasa – Sepupuku Genit Dan Super Montok | Kini, 2 tangan aku sudah sibuk meremas toked Fika yang bener2 sekel. Gak puas disitu, aku minta ijin untuk meremas dari dalam. Fika dengan gampang mengiyakan permintaan aku dan tangan kanan aku mulai turun mencari ujung kaos dan mulai merambat masuk kaos Fika dan menemukan bra Fika. Aku remes dan aku gesek2

‘aakkkhhh…kokoo….teruss…enakk bangett..”

“toket kamu kenyal banget na..”, jawab aku sambil menikmati kekenyalan toked ini.

“na, bole aku kenyot gak?”, tanya aku yang langsung dijawab anggukan.

Aku tarik kaos Fika ke atas, dan aku dorong bra birunya ke atas. 2 toked putih bulat dan sekel menggantung bebas dengan pentil sedikit kemerahan. Langsung aku serbu toked2 itu. Aku isep gantian pentil kiri dan kanan. Fika merintih dan bergerak liar, terutama ketika aku gigit kecil pentilnya. Aku lirik, Fika mulai menggesek2an pangkal pahanya, Fika sudah siap rupanya.

Aku berputar ke arah belakang Fika, dan aku pelulk dia dari belakang. Aku cium tengkuknya dan aku remas toked nya dari belakang sedikit gemas.

“aaahhh…kokooo…pelan pelan…aaakkhhhh…….pentil ko….pelintirr….aaakkhhh”, aku ikutin kemauan Fika. Aku pelintir pentil toked nana kadang keras kadang lembut.

Melihat Fika makin horny, tangan kanan aku turun ke pangkal paha Fika. Aku gesek turun naik dan bikin Fika makin merintih keras dan mendorong tangan aku biar makin kegesek ama mekinya.ketika aku liat gerakan Fika makin gak beraturan dan dia merintih makin keras dengan mata tertutup, aku percepat gerakan tangan aku dan dia pun orgasme.
“aaakakhh….aku dapeeeeeeeeeeeeetttttttttttttttttttttt….aaaaaaaaaa aahhhhhhhhhhhhhhh!!!!!”

Tangan aku dijepit pahanya yang mengejang karena orgasme.

Setelah Fika buka mata, dia langsung mengarah ke aku dan meremas batang aku yang emang udah keras dari tadi.

“sekarang, buat koko”, Fika nurunkan celana dan cd aku dan mulia mengocok batang aku. Selang seling, Fika menghisap batang aku dan sangat enak. Apa anak ini uda pernah ya?., pengalaman sekali batin aku.

Makin lama, kocokan dan hisapan Fika membuat pertahanan aku hampir runtuh.

“na….aahh….koko dah mau dapet..”, kata aku sambil memegang kepala Fika dan menyodok lebih keras.

Fika sedikit gelagapan dan tepat aku mau keluar, Fika menarik kepalanya dan mengocok kencang serta ujung lidahnya menyapu ujung batang aku. Aku muncrat. Pipi, hidung, mulut, dada dan baju Fika dan sprei aku terkena muncratan.

Setelah kondisi reda, aku melihat Fika yang masi ngeliatin aku dengan muka belepotan sperma aku sambil senyum. Makin cakep aja nih sepupu aku.

“kok kamu mau ginian am aku?”

“abis aku uda suka ama koko dari dulu”

“kamu tapi kayanya uda pernah ya sebelum barusan?”

“gak kok, cuma liat di bf aja (blue fillm)”

“ooo. Tapi kamu hebat na, koko puas banget”

“heheh makasi ko. Aku ke toilet dulu ya, bersih2”

Ditinggal Fika ke toilet, aku melihat postur sepupu aku ini. Dengan baju masi berantakan, bra terangkat, dengan hotpants hitam, Fika bbener2 cewek sempurna. Putih, mulus, cantik dan badannya nafsuin. Melalui pintu kamar mandi aku yang gak dia tutup, aku liat dia beresin baju dan dalemannya.

“ko, da selesai lom logonya?”, tanya Fika memecahkan lamunan jorok aku.

“eh..bentar lagi selesai”, jawab aku gugup sambil nerusin kerjaan.

Sejak saat itu, kita berdua lebih deket tapi gak pernah terulang lagi kejadian sama Fika waktu itu. Entah kenapa., aku kangen peristiwa itu terulang kembali.
Bunyi ringtone hp aku membuyarkan lamunan.

Fika menelepon.

Dia butuh bantuan untuk membuat pelajaran komputernya. Wah, asik nih pikir aku.

Gak nyampe sejam, Fika sudah datang. Aku denger dia ngobrol ama nyokap dan masuk kamar aku.

Aku uda seneng aja dan langsung masuk kamar.

“hallo a….”, teriakan aku terputus saat liat ternyata Fika membawa temannya.

Sebut saja Dewi.

Dewi ternyata sahabat Fika. Dewi sedikit lebih pendek dari Fika dengan berat proporsional, berkulit putih mulus, rambut hitam panjang sepunggung dan terlbih dari semua, toked yang bulat penuh dan mancung sekali, jelas lebih besar dari punya Fika.

“Dewi”, dewi mengulurkan tangan.

“Erik”, jawab aku smbil menikmati tangan dewi yang halus berbulu.

“ko, dewi minta dibantuin kerjaan Excel nih, soal fungsi2 gitu”

“ooh…bisa, gampang kok. Ayok”, ajak aku ke mereka. Dewi mengambil posisi di kiri aku sedangkan Fika di kiri dewi. Ternyata harapan aku menjadi nyata, kali ini dewi yang toketnya selalu tersenggol tangan aku ketika dia ubah posisi duduk. Beda dengan Fika, dewi terlihat perubahannya, nafasnya mulai gak teratur dan kakinya mulai disatukan dan bergerak sana sini. Sudah horny dewi.

“ko, aku mau keluar bentar ya”, Fika ngeloyor pergi.

“koko uda punya pacar lom?”

“lom wi, kenapa?”

“mau jadi pacar dewi gak?”, kaget aku dengernya. Sejenak aku liat dewi dengan muka cantiknya dan gak tahu gimana, aku uda fk ama dewi. Dewi ahli bermain lidah, terbukti dewi membalas geraakan liar lidah aku di mulutnya. Tangan aku uda gtel pengen remes tokednya.

Dengan tangan kiri mengelus punggungnya, tangan kanan aku langsung meremas toked dewi kanan dan kiri.

“akkhhhh..koko…….enak…terus ko…….remess toked dewiiii…..”

“wi, toked kamu bagus banget. Ukuran berapa sih?

“36B ko..”

“wow, gede banget..isep yah?”, Fika langsung mengangguk.

Dengan tangan kiri di punggung dewi, tangan kanan aku menyibak kaos dewi yang hari itu memakai kaos ketat coklat muda sehingga bongkahan tokednya bener2 terlihat bentuknya.

Aku sedikit kesusahan mendorong bra nya karena montoknya toked dewi. Tangan kiri aku berusaha cari pengait bra dan terlepas sudah. Toked nana terdorong keluar dan menggantung bebas. Aku remes dengan gemes dan lansgung aku jilat bagian bawah tokednya.

“aaaaaaiihhhh….gellliiiiiiiiii….aaaahhh……kokooo……. .geliiiiiii”

“tapi enak gak..”

“enakkkkk….”

“kokooo….pentilnyaaaaa isep doongg…gatelll”, cerocos dewi yang bikin aku tambah semangat.

Isapan dan remasa aku makin kenceng dan aku dorong dewi sampe terlentang. Dengan 2 tangan, aku remes toket dewi dan aku pasang misionaris. Walaupun masi baju lengkap, celana basket aku bsa membuat dewi yang hari itu pake legging hitam merasakan batang aku. Aku tempelin dan aku gesek2.

“aaaahhhh…..teruuusss….iseeeeppp pentilnyyyaaa lagi kooooo…..dewi sukaaaaa”

Aku percepat gesekan aku.

“kokoo….dewiiii….aaaaahhhhh…….maauuu keluarrrr”

Aku konsentrasiin isapan aku di sekitar pentil dewi. Dan ketika pas sudah mau dapet, aku gigit kecil pentil dewi.

“aaauuuu….aaaaaakkkkkkkhhhhhhhhhhh……kokooooooooooo oooooooo…!!!”, aku sumpel mulut dewi dengan fk karena teriakannya mayan kenceng. Aku fk terus selama dewi mendpat orgasmenya.
Merasa yakin, aku pelorotin celana dan cd aku dan aku pelorotin juga legging dewi. Dewi gak pake cd.

Aku liat mekinya yang berbulu jarang, dan putih mulus. Aku deketin batang aku dan aku gesekin ke bibir meki dewi yang uda berlendir.

“wi, masukin ya?”

“iya ko…masukin aja…buat koko”, jawab dewi sambil menutup mata dan menggigit bibir ketika aku dorong batang aku masuk. Ternyata dewi sudah gak perawan. Dengan susah aku masukin batang aku.

Sempitnya meki dewi mmbuat batang aku mulai perih. Aku rangsang dewi lagi. Masih dengan batang di meki dewi, aku remes tokednya dan aku permainin pentilnya. Merasa mulai licin lagi, aku mulai pompa dewi.

“uuuuuuhhhhhhh…..kooooooo…..truuuussss”

Suara ini yang terdengar dari dewi terus menerus. Aku lirik ke arah pintu, pintu kamar aku masi terkunci. Sembari mompa, aku mikir juga, kemana Fika? Kok bisa tepat gini? Gimana klo dia masuk? Semua pikiran ada di otak aku tapi dikalagkan nafsu yang sedang menggenjot dewi.

Aku cabut batang aku, aku minta dewi nungging.

Dengan posisi ini, aku pengen remes tokednya sembari ml. ketika aku dapat tokednya, aku remes smbari aku maju mundur.

“oookkhhh….koko…enak bangettt….sssshhhh….aaaakkkhhhhh…..sshhh….sshhhh…. .terus koo..”

Main dengan posisi ini membuat aku cepet orgasme. Beberapa saat kemudian, aku akan orgasme, akupegang pantat putih montok dewi dan aku percepat goyangan pantat aku.
“ooh…aahh…oohh..aahhh…koko…aaahh…ooohhh…koo…”

“wi…aku keluarrr”

“samaa kooo”

Tepat batang aku akan muncrat, aku tarik batang aku dan aku muncrat di pantat dewi. Masih aku gesek2 ujung batang aku dengan bibir meki nya tapi gak berani ampe masuk, bsa hamil anak orang nih.

Aku terduduk lemas di kasur aku. Di depan aku, dewi masi nungging lemas. Mekinya terlhat terbuka dan berlendir bening. Melihat pemandangan ini, aku horny lagi. Aku gesek2 mekinya pake telapak aku dari belakang.

“aaahhh…kokooo….enaaakkk”, di luar dugaan, dewi masi ingin lagi. Aku gesek2 terus sampe suatu ketika, dewi mulai bergerak cepat dan badangnya mengejang. Pahanya lagi2 menjepit tangan aku. Aku biarin sampe ototnya mengendur.

Aku terbangun. Aku liat dewi tidur telanjang di samping aku. Sejenak aku kaget, dan duduk seketika. Mana Fika? Aku cek hp.

“koko, aku ada perlu sebentar nanti balik sorean. Have fun ya ama dewi mmuachh”, tulis Fika di sms aku. Sedikit bingung aku bacanya.

Nengok ke dewi, dewi sedang tidur tengkurap dengan kaki kiri sedikit naik sehingga mekinya bisa terlihat. Tokednya yang terjepit juga terlihat menantang. Batang aku mulai minta disarungkan lagi. Pelan2 aku deketin meki dewi dan aku elus2. Ternyata gak lama, mulai licin mekinya, aku terusin sampe dewi mulai mengerang. Aku tengok, dia masi teratur nafasnya.

Perlahan aku angkat kakinya dan aku dorong batang aku.

“aahh..ko? mau lagi..?”, dewi mengerjap2kan mata sambil melihat posisi aku.

“iya wi, abis kamu seksi banget”

“ayo ko…lanjutin”, sambut dewi sambil menutup mata.

Dengan posisi ini, batang aku bisa lebih terasa bergesekan dengan dinding meki dewi yang sangat soft dan licin. Bertahan di gaya ini, aku remas toked dewi dan aku maini pentilnya keras2.

“uuuuuuuhhhhhh….kokooo…dewi mau dapet lagiiiii…..kokoooo….aaaahhhh”

“sama sayang…koko juga….”

Makin semagat aku pompa, toked putih dewi terguncang2 atas bawah.

Tiba2 aku cabut batang aku membuat dewi kaget.

“loh kok?…..aaakkkhhhh kokoo…”, ucapan dewi terhenti ketika aku balik dia dan aku isep pentilnya.

“kokooo…teruuuussss…mau dapetttttt”

Dengan satu gerakan panjang, aku jepit pentil nya smentar jari lain di toked satunya. Aku tarik ke atas berbarengan aku tusuk batang aku dan aku goyang sedikit kasar.
“aaaahhhh kokooooo…..aaaaaakkkkkkkkhhhhhhhhhh!!!!!!!!!”

“aaaahh…dewiiiiiii”

Kedua kaki dewi mengunci pantat aku. Aku muncrat di rahim dewi.

Aku kaget dan berusaha lepasin pantat aku tapi kuncian kaki dewi membuat aku merasakan angetnya mani aku sendiri di meki dewi. Aku akhirnya cabut batang aku dan keliatan dikit mani aku bercampur sama cairan nikmat dewi.

Aku terbaring di kasur dan melhat dewi. Mata terpejam, toked putih bulat basah keringat naik turun, dengan pentil tegak ke atas. Turun ke bawah, bulu2 jarang meki dewi bergerak2 kecil tertiup angin AC.

Aku deketin dewi dan aku fk dia. Setelah beberapa lama, aku lepas bibir dia.

“kok kamu mau si ama aku?”

“abis koko jago katanya”

“hah? Kata sapa?”

“Fika”

Terkesiap aku dengernya. Berarti sepupu aku ini nakal juga yah.

Melihat dewi yang masih ngos2an, aku naik horni lagi. Kali ini aku fk dia sambil tangan aku remes2 tokednya. Sampe lama, aku gak sentuh daerah mekinya.

“kokooo….aaahhhh….gatelll…kokoooo….aaaahhhh….maauu u….”

Karena aku yang uda ngilu bangt, tangan aku yang menggantikan batang, dengan cepat, tangan aku menggesek meki dewi.

“ssshhhhhhhhhhaaaahhhhh…..aaaaaaaaaaakkkhhhhhhhh!! !!”, seketika itu juga dewi orgasme lagi..

“aaaahhh….hhhhhmmmm…mmmfff…aaahhh…kokoo nakall…..aaahhhh”

Aku pelintir pentilnya dan aku peluk dewi. Tangan dewi mencari pantat aku dan meremas-remas. Bener2 posisi nyaman waktu itu.
Menjelang sore, dewi aku suruh bersih2 dulu sebelum Fika dateng.

Fika dateng sore itu dan mereka meninggalkan rmh aku.

Aku gak pernah lagi ketemu ama dewi. Kata Fika, dewi kuliah di luar kota dan kabar terbaru, dia sudah merid. Thank you dewi untuk pengalaman seks sama kamu.

Keyword Pencarian:

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *