Cerita Sex - Pesta Sex Sampai Lemas Dan Tak Berdaya

Cerita Sex – Pesta Sex Sampai Lemas Dan Tak Berdaya

Posted on

Cerita Sex – Pesta Sex Sampai Lemas Dan Tak Berdaya | Pada suatu siang, secara tdk sengaja aku bertemu seorang teman lama yg sedang menggandeng seorang perempuan cantik yg berpakaian sexy dan mengundang birahi. Aku tahu pasti itu bukan istrinya tapi aku tdk ambil pusing siapa yg dibawanya, pasti selingkuhannya gumamku dalam hati. Dan benar saja, beberapa saat kemudian Dia menghampiriku dan menceritakan siapa yg dibawanya tadi. Ternyata Dia bernama Rara, seorang penjaga stand provider sebuah operator seluler yg ada di kotaku.

Cerita Sex - Pesta Sex Sampai Lemas Dan Tak Berdaya cerita dewasa | cerita sexCerita Sex – Pesta Sex Sampai Lemas Dan Tak Berdaya | Singkat cerita Rara adalah pacarnya, tapi mematok sebuah tarif disetiap kencan dan ngesex. Aku hanya tersenyum mendengar ceritanya, ternyata ada modus baru prostitusi yg dijalankan para cewek matre. Sesaat sebelum pulang Dia memberiku nomer handpone Rara kalau-kalau aku berminat mencari pacar kontrak karena teman Rara banyak yg jomblo dan berpesan agar aku tdk mendekati Rara jika tdk ingin malu karena Rara orangnya sangat setia walau dia seorang Bispak.

, Aku benar-benar sureprise dengan apa yg baru aku dengar, jujur aku sangat tertarik dengan semua yg diceritakan temanku tapi disatu sisi hatiku merasa panas karena diremehkan tdk mungkin bisa menaklukkan Rara. Karena terbawa suasana, tanpa berfikir lagi aku menghampiri Rara disebuah stand yg diceritakan temanku.

“Rara ya? Kenalin aku Iwan! Kataku sambil mengulurkan tangan.
‘siapa ya? Maaf aku tdk menegnal kamu! Jawabnya cuek mengacuhkan jabat tanganku.
“aku temannya Hendra, pacar kamu! Jawabku menjelaskan.
‘oo…Rara…. jawabnya singkat sambil mengulurkan tangannya.
‘maaf Mas, ini jam kerja….gak enak dilihat teman-teman! Jawabnya mengusir halus.
“ok makasih,… jawabku dengan kecewa.

Cerita Sex – Pesta Sex Sampai Lemas Dan Tak Berdaya | Akupun kembali duduk ke Cafe dan memesan sebuah juice jeruk untuk menyegarkan hati dan pikiranku. Jujur aku sangat tersinggung dengan sambutan Rara, apa mungkin ada perek yg setia pada pelanggannya??? Tanyaku dalam hati. Belum juga hilang jengkelku, tiba-tiba ada wanita yg berpakaian sama dengan Rara datang menghampiriku.

“maaf Mas, boleh duduk?? Katanya sambil memasang senyum manis.
‘silahkan! Jawabku singkat.
“oya…kenalkan aku Hana, teman kerja dan 1 kost dengan Rara! Jawabnya Hana.
‘Iwan… jawabku singkat.
“Rara orangnya memang begitu, dia memandang seseorang hanya penampilannya saja. Kata Rara membuka pembicaraan.
‘emang aku bagaimana? Tanyaku.

“Mas sangat tampan dan atletis, tapi karena pakaian Mas kaos begini ya dianggapnya gak berduit. Aku yakin kalau Rara tahu pekerjaan dan Pajero Putih milik Mas, dia yg bakal ngejar-ngejar Mas”. Katanya menjelaskan.
‘…maaf, kamu tahu aku?? Tanyaku heran, karena mobilku baru aku beli 3 hari yg lalu.
“tahu aja dari teman Mas, kebetulan temanku kerja di dealer tempat mas beli mobil! Jawabnya.
‘apa benar Rara itu…. tanyaku agak ragu.
“iya Mas, dia memang begitu…selain sombong, dia juga perebut pacar orang. Pacarku direbut dua kali Mas! Jawabnya dengan memasang wajah sebel.

Cerita Sex – Pesta Sex Sampai Lemas Dan Tak Berdaya | Setelah berbincang beberapa saat, aku tahu kalau Hana juga seorang bispak dan dia bersedia membantuku mendapatkan Rara dengan syarat setelah Rara suka aku harus mencampakkannya untuk membalas sakit hatinya Hana. Dengan senang hati aku menerima kesepakatan itu. Setelah cukup mendapatkan informasi, akupun pulang kerumah dan kembali lagi sore harinya setelah mendapatkan sms dari Hana bahwa Rara pulang cepat. Akupun standby di parkiran lantai dasar untuk menunggu Rara dan ternyata tepat waktu, kulihat Rara turun menuju parkiran.

“Hey Ra, mau pulang ya? Tanyaku.
‘Iwan kan, iya nih…emangnya kamu mau antar aku kok tanya begitu? Jawabnya dengan nada centil.
“ayo….siapa takut! Jawabku singkat, ternyata benar kata Hana kalau Rara hanya menghargai orang dari materinya saja.
‘mau langsung ke kost atau kemana? Tanyaku.
“kamu maunya gimana?! Jawabnya antusias.
‘aku sebenarnya kepengen banget nge-ro0m (karaoke) tapi apa kamu bisa, kalau di cari Hendra? Tanyaku memancingnya.
“ayo aja, urusan Hendra sih gampang! Jawabnya sambil menggenggam tangan kiriku.

Akupun melaju menuju tempat karaoke favoritku dan langsung menuju ruang VIP+ yg biasa aku pesan. Rara semakin terpesona oleh materiku karena ruang VIP tergolong sangat mahal dan satu-satunya yg ada di kotaku dengan harga sewa 6 juta untuk 5 jam termasuk penyanyi dan sepasang minuman special. Dua penyanyi langgananku datang menyapaku sambil cipika-cipiki dan tangan yg nakal meremas Penis yg masih terbungkus celana. Mendadak Rara menarik aku dan menyuruh kedua penyanyi tersebut keluar. Aku hanya tertawa dalam hati, melihat ekspresi cemburu dari tatapan matanya.

‘kamu kan datang denganku, ngapain pakai penyanyi? Tanya Rara sewot.
“itu 1 paket dengan ro0m ini, lagian lumayan kan bisa cuci mata! Jawabku iseng sambil mengukur seberapa besar hasratnya padaku.
‘kamu mau lihat yg sexy? Aku juga bisa…. jawabnya dengan nada sebel.

Pintupun dikunci dari dalam dan sambil menari striptease Rara melepaskan satu persatu seragam kerjanya hingga menyisakan CD dan BH saja. Sungguh fenomenal, aksinya sangat menggugah birahi dan semakin membuat aku terpesona. Kulit putihnya terlihat sangat kontras dengan remang cahaya, togenya yg sekel, kakinya yg jenjang, perutnya yg sexy dan yg paling hebat adalah tarian dan goyangan erotisnya.

Sedikit demi sedikit Civas special ditenggaknya dengan lahap, hingga membuatnya terjatuh karena mabuk. Akupun memapah dan membawanya kedalam kamar yg ada diruangan VIP tersebut. Aku sms Hana yg memang sudah ada di depan karaoke, serta menyuruh Vira dan Dona mereka adalah 2 penyanyi yg tadi diusir Rara karena aku berniat untu membuat “pesta sex untuk Rara”.

Akhirnya mereka datang dan saatnya show time! Aku meminta Vira dan Dona untuk berlesbian mengerjain Rara yg tergeletak mabuk ditempat tidur. Dengan antusias mereka melepaskan baju yg dikenakanya dan kemudian melepaskan bajunya Rara yg tinggal CD san BH saja. Sementara aku dan Hana duduk berpelukan di sofa sebelahnya kasur. Vira langsung melahap tubuh Rara dengan mencumbu dan meremas kedua toket sekal Rara. Berlahan Rara bereaksi aktif atas rangsangan dan cumbuan yg dilakukan oleh Vira, gerakan tubuhnya meliuk dan menjambak rambut Vira sambil mendesis tiada henti.

Hemmmmmmmmmmmmmm….aaaaaahhhhhhhhhhhhhhh, enak banget ciuman kamu Wan, ayo tunjukkan kejantananmu…..aaaahhhhhhhh puaskan aku sayaaaaaaaaaaaaaangggggggggg! Desahan Rara.

Aku dan Hana tertawa cekikikan melihat Rara yg sedang kelojotan dan mengerang nikmat. Mendadak Dona datang dari belakangku dengan membawa tali dan beberapa sex toys. Diikatnya tangan Rara ke pojok tempat tidur, setelah itu mengambil posisi menungging di depan vagina Rara. Lidahnya menjilat dan mengobok-obok vagina Rara yg gundul, sambil memasukkan sebuah vibrator berbentuk kapsul dan menekan tombol ke-3 yg berarti getaran penuh. Rara semakin terangsang, semua kata-kata kotor keluar dari mulutnya melampiaskan berjuta rangsangan yg datang bersamaan.

AAAAAAAAHHHHHHH…..OOOOOUUUUGGGHHHHHHHH.. …Baj*ngan nikmat banget rasanya….aaaaaahhhhh….aku gak tahan…..aaaaaaaahhhhhhh……….vaginakuuuu….. vaginaku banjirrr……aaaagggggggg……………hhhhhhuuu uuuuuuuuhhhhhhhhhhh…………mmmmmmmmm.

Vira tdk mau kalah, toket Rara diremasnya dengan kuat dan diremas-remas dengan buas seakan ingin melampiaskan kekesalannya karena disuruh keluar room. Bibirnya menghisap dan menggigit puting Rara yg menonjol keluar tak menghiraukan umpatan Rara yg kian menjadi. Mendadak Dona menghentikan jilatannya divagina Rara….

‘iiihhh….kurang ajar, orgasme gak bilang-bilang….mana asin banget lagi…. kata Dona nyengir melihat vagina Rara menyemprotkan cairan orgasmenya.
“udah, kocok aja terus…perek kaya gini harus dikerjain!! Sahut Vira sambil memberikan kon*l mainan yg berkepala dua.

Dona hanya mengangguk tanda setuju dan langsung memasukkan Penis mainan tersebut kedalam vaginanya, sementara satu kepalanya mengacung kedepan. Perlahan Dona memasukkan Penis karet tersebut ke vagina Rara, setelah dirasa sudah masuk ujungnya dihentakkannya sekuat tenaga hingga tanpa sisa. Kini Dona memutar-mutar pantatnya untuk mengobok-obok vagina Rara. Jujur baru kali ini aku melihat permainan sex sejenis secara langsung.

Entah karena terlalu sebel atau memang Dona menikmati, goyangan Dona begitu liar dan cepat membuat Rara berulang kali menyemprotkan lendir dari vaginanya. Vira juga terbawa suasana, diambilnya sebuah dildo ‘Penis berduri’ dan kemudian dilumasinya dengan olive oil. Dipegaangnya gagang dildo dengan kuat dan ditusukkan kedalam anus Rara. Walau terlihat sangat sempit (mungkin anusnya masih perawan) tapi karena yg menusuk adalah dorongan tangan maka ambles juga kedalam anusnya.

AAAAAAAA…….ADUUUUUUHHHHHHH….SAKIIIIIIIIIIIII IIIIITTTTTTTTTT….PERIH BANGET B*NGSAAATT OOOOOOOOOOOOOOOHHHHH……JANGAN SODOMI AAAAAAAAH….AKUUUUUUUUHH………

Melihat permainan Dona dan Vira terhadap Rara membuatku sangat bernafsu, penisku terasa sangat menyesak dicelana. Spontan aku lepaskan celana jeansku beserta CD yg membelit. Hana yg berada disebelahku tampak salah tingkah, birahinya yg membumbung tinggi hadir diantara rasa malu dan ragu karena diruangan itu adaa 3 orang lainnya. Perlahan aku genggam tangan Hana, aku remas dan aku arahkan ke penisku.

‘Mas, jangan disini dong….ramai banget nih….aku malu…. bisiknya Hana.

Aku jawab bisikan Hana dengan ciuman dan lumatan di bibirnya. Emuah….emuuuuuaaaaccchhhhh kini Hana hanya bisa bergumam keenakan, tanganya mulai mengurut dan mengelus penis jumboku dengan penuh penghayatan.

‘gede banget Mas, kaya di bokep….apa muat di vaginaku? Tanya Hana sambil mereganggakn kedua pahanya.
“pasti muat sayaaaaaaaang, pasti ntar kamu puas dan ketagihan…. jawabku.
‘kalau aku ketagihan gimana dong???? Tanya Hana memanja.
“gampang, apasih yg enggak buat kamuuuu…. jawabku merayu.

Tanganku mulai masuk kedalam rok mininya, meraba dan mengelus sekujur pahanya….. kurasakan bulu-bulu halus pahanya mulai berdiri, desahan lembut mengiringi detik—detik cumbuanku.

Ooooooooohhhhhhhhhhh……nikmaaaaaaaaaaaaaatttttt ttttt….. desahnya saat ujung jariku mengelus kain tipis yg menutupi vagina basahnya.

Ternyata Hana sudah orgasme, terasa begitu hangat vaginanya tersiram lendir yg begitu banyak. Hana melenguh, saat jari telunjukku menyusup masuk dari pinggir CDnya, mengelus bibir vaginanya yg lembut tertutup jembut. Aku langsung menarik Hana agar rebahan di pahaku, mengarahkan bibir mungilnya ke penisku…. dengan cekatan Hana mulai mengocok penisku dengan cepat, sementara lidahnya menjulur menjilati pangkal kemaluanku. Menghisap dan menggigit lembut penisku…….

Aaaaaahhhhhhhhhh……..nikmaaaaaaaaaaaaaaaaaaattt tttttttttt…..ayo sayang hisap yg kuat, penis ini milikmu sayang….. desahku sambil berbisik manja ditelinga Hana.

Resleting rok merahnya aku turunkan setelah senelumnya aku lepaskan kancingnya, kini tanganku menyusup masuk dari belakang pantatnya. Aku elus dan susuri belahan pantatnya, aku elus halus anusnya dan terus kedepan hingga lipatan vaginanya begitu hangat kurasakan.

Tanpa membuang waktu aku buang rok dan Cdnya hingga hanya menyisakan bulatan pantat bohay dan vagina basahnya. Jari tengah dan jari telunjukku aku masukkan kedalam vaginanya, begitu sesak dan hangat. Perlahan jariku mulai bergerak masu mundur seirama dengan lenguhan dan desahan Hana yg telah beradaptasi diruangan itu.

Aaaaaahhhhhhhhhh….oooooouuuuuhhhh…..ssssssssss ssssssssttttttttttt……heemmmmmmmmmm.

Semakin keras Hana mendesah, semakin kuat hisapannya di penisku dan diikuti oleh gerakan mengejang dipantat dan kakinya. Hanya dalam waktu 8 menit, kedua jariku sudah berhasil memaksa Hana untuk menyemburkan orgasme sebanyak dua kali. Hana ternyata sangat mudah terangsang dan begitu sensitif, berulang kali penisku digigitnya karena tdk kuasa menahan nikmat yg aku buat.

‘Mas….aku sudah gak tahan nih, ayo entot aku Mas….please! Hana memohon dengan sangat.

Akupun menyuruhnya jongkok di Sofa dan dari belakang aku gesek-gesekkan ujung penisku ke bibir vaginanya….aku tekan sedikit….aku tarik lagi….aku dorong maju….aku tarik mundur…. berulang-ulang aku meaju-mundurkan penisku membuat jalan di vaginanya. Asal tahu aja, walau Hana bispak dan sudah 3 kali orgasme tapi nyatanya penisku masih belum bisa masuk juga. Saat ujung kepala penisku sudah masuk ke vaginanya aku teteskan olive oil ke penis dan bibir vaginanya. Setelah aku rasa sudah cukup merata dan licin aku dorong penisku kuat-kuat hingga masuk sepaaruh kedalam vaginanya.

ZLEBBBBBBBBB….ZLEEEEEEBBBBBB…..BLEESSSSSSSSSSS SSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSS…….

AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH.. …satu desahan panjang meresmikan penisku masuk kedalam vaginanya. Aku goyangkan pantatku semakin cepat, semakin dalam, lebih dalam, terus dan terus hingga ujung penisku menthok didalam vaginanya. Sesekali aku tahan goyanganku untuk meresapi denyut dan pijatan vaginanya, begitu nikmat kurasakan. Sambil memejamkan mata aku menggoyangnya pelan, begitu terasa ada hisapan dan himpitan dari dinding vaginanya yg seluruhnya menempel di penisku.

Ooooouuuuuuhhhhhhhhhhhhh……..benar-benar vagina yg sempurna untuk penisku, pujiku dalam hati.

AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAHHHHHHHHHH HHHHHHH…….

HAHAHAHAHAHAAAA…..HAAAAAAAAAAA……….

Satu jeritan panjang dan tawa penuh kepuasan terdengar dibelakangku, saat aku tengok aku lihat Vira dan Dona tertawa sambil berpelukan sementara Rara tergeletak tak berdaya denga vagina tersumbat 2 buah penis mainan dan vibrator yg menggetarkan anusnya. Samar samar aku melihat begitu banyak lendir yg membasahi pangkal pahanya, sementara tubuh Rara diam tak bergerak hanya bibirnya saja yg tampak terengah mengambil nafas. Karena khawatir, aku meminta Dona dan Vira untuk membantuku merangsang Hana. Kini Dona berada disebelah kiri Hana, menciumi leher dan memainkan toket kiri Hana dengan lembut dan penuh nafsu. Sementara Vira berada disebelah kanan Hana, mengenyot-kenyot toketnya sambil mengelus-elus bibir vagina yg sedang aku genjot.

Aaaaahhhhh………ooouuuuhhhhhhhhh….aaaaaaaaaaa aaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhh…..aku ….akuuuuuuuu….keluaaaaaaaaaaaaaaaaarrrrrrrrrrr rrrr…… desahan Hana terdengar jelas dan keras bersamaan dengan keluarnya cairan orgasme yg disemprotkannya. Terasa benar, lendir itu menekan dan mengalir dari pinggir penisku.

“tunggu sebentar lagi sayang…..aku hampir keluar….. aku mempercepat goyanganku dan diikuti Dona dan Vira yg semakin inten menjamah bagian sensitif Hana. Timbu niat iseng dari dalam hatiku, aku ambil Vibrator dari anus Rara dan memasukkanya kedalam vagina Hana tepat dibawah penisku.

Aaaaaaaaaahhhhhhhh….ooouuuhhhhhh…….hhhhhhmmm mmmmmmmm……..aaaaaaaaaaahhhhh.

Aku dan Hana mendesah bersamaan, bersautan dan semakin terangsang dengan sensasi getaran yg ada. Tdk butuh waktu lama, aku dan Hana mencapai klimaks yg benar-benar klimaks secara bersamaan. Semprotan sperma dan lendirnya begitu deras memenuhi vaginanya, bahkan karena banyaknya dan besarnya tekanan lendir tersebut memaksa penisku bergerak mundur terlepas dari dalam vaginanya. Kini terlihat jelas lendir itu mengalir deras dari lubang bulat (huruf:O) yg tercetak di vaginanya, menuruni paha mulusnya dan tumpah di sofa. Sangat kontras terlihat, lendir putih itu menggumpal di sofa hitam
Dona dan Vira tdk menyia-nyiakan itu, Vira melumat habis vagina Hana dan menghisap sisa-sisa sperma yg tertinggal. Sementara Dona langsung menyambar penisku yg mulai mengendur kecapean. Membuat sekujur tubuhku mengejang, menahan nikmat yg teramat dan memaksa penisku untuk menegang kembali.

Karena sudah kembali ereksi akupun mengentot Dona dan Vira secara bergantian, entah berapa lama yg pasti penisku terasa begitu panas menggesek dua vagina secara bergantian. Hingga akhirnya satu semprotan deras mengakhiri goyanganku dan membuat lunglai kakiku.

Aaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhh….sungguh seX partY yg hebat, gumamku dalam hati. Tapi ternyata tugasku masih belum usai, masih ada Rara yg belum aku entot!! Tapi bagaimana, aku harus membuat Rara tersungkur agar tdk meremahkan aku sedangkan staminaku sudah terkuras habis! Belum aku temukan jawaban atas kata hatiku, Vira menghampiriku sambil menyodorkan 2 buah pil, satu berwarna biru untukku dan satu berwarna kuning untuk Rara.

“ini….satu sachet ada 2, harganya 650ribu! Kata Vira.
‘iyaaa…..siniiii…. jawabku agak kesal, masa disaat seperti ini masih aja nyales???

Setengah jam kemudian, kurasakan penisku berdenyut-denyut dan mendadak tegang. Tenagaku seakan pulih kembali bahkan terasa berlipat.

‘hebat kan? Yg biru obat kuat dan yg kuning obat perangsang! Kata Vira menjelaskan.
“sippppp! Jawabku sambil memberi jempol.
‘silahkan dilanjut saampai pagi, ini udah jam 1 malem aku dan Dona mau pulang! Jawab Vira

Kini yg ada di room hanya aku, Hana dan Rara yg masih terkulai lemas tapi masih mendesah dan melenguh karena divaginanya masih tertancap sebuah dildo berduri. Aku nyalakan semua lampu yg ada, hingga semuanya terlihat jelas dimataku. Ternyata kondisi Rara lebih dari yg aku pikirkan, begitu banyak bekas hisapan dileher dan sekitar dada. Selain itu, ceceran olive oil dan lendir Rara memenuhi kamar didalam ro0m ini.

Walau sudah terangsang penuh tapi aku masih memikirkan kenyamanan dan kebersihan. Aku papah tubuh Rara keruang karaoke dan aku rebahkan di sofa panjang, sesekali penisku yg tegang menjulang menggesek pantatnya dan itu sangat membuatku terangsang. Tanpa sadar aku mulai menciumi Rara secara bertubi-tubi, dari bibir, leher, toket kanan dan kiri serta turun menyusuri perutnya yg rata dan putih. Eemuah…emuaaaaaaaaaaccchhh……emuaaaaaaaaaaaaa aaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhhhhh…..

Akupun membuka kedua pahanya, mengangkat pantatnya dan kemudian mengganjal dengan bantal. Kuangkat kedua kakinya dan aku rapatkan kedadaku, kini vaginanya tepat di depan penisku. Pelan-pelan aku arahkan penisku ke bibir vaginanya dan dengan sekali tusuk ambleslah ¾ batang penisku kedalam vaginanya. Mendadak kurasakan denyutan disekujur penisku, ada pijatn dari dinding vaginanya dan sesekali hisapan yg membuatku merem-melek.

BLESSSSSSSSSSS…….ZLEB…ZLEEEEEEEEEEEBBBBB…. …ZLEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEBBBBBBBBBB.
OOHHHH…AAAAAAAAAAAAAAAAHHHHHHH………HEMMMMMMM MMMMMMMMMMM….

Desahan Rara berpadu dengan desahanku dan itu membuatku semakin bersemangat dan bertenaga untuk menggenjot dan mengobok-obok vaginanya. Aku pompa semakin cepat, semakin kuat dan semakin dalam. Hanya dalam waktu 10 menit aku sudah membuatnya orgasme dan itu semakin membuat becek vaginanya.

PLAK…PLAK…PLAAAAAAAAAAKKKKK…..PLAAAAAAAAAAAA AAAAKKKKKKKKKKKKKK…..

‘Mas, aku horny lagi nih!? Kata Hana sambil mencium leherku dari belakang.
“ya udah, ayo main bareng! Jawabku singkat.

Kini Hana berdiri di depanku, menggagahi tubuh Rara yg terlentang. Pelan-pelan Hana menurunkan pantatnya tepat dimulut Rara, bergerak maju-mundur sambil mengusap wajah Rara dengan vagina dan pantatnya sementara bibirnya memilin dan menghisap lidahku. Aku terus menggoyang vagina Rara sambil meladeni ciuman dan cumbuan Hana. Tiba-tiba Hana memegang dan mengeluarkan penisku dari dalam vagina dan mengarahkannya ke lubang anus.

AAAAAAAAAHHHHHHHHHHHHHH…………..OOOOOOOUUUUUU GGGGGGGGGGHHHHHHHHHHHHHHHH…..BLEEEEEEEEESSSSSSSS SSSSSSSSS….BLEEEEEEEEEEEEEEEEESSSSSSSSSSSS….. dengan dorongan yg kuat, seluruh penisku masuk kedalam anusnya, terasa begitu sempit dan menghimpit. Aku terus menggoyangnya….terus dan terus, sementara Hana mulai mengocok vagina Rara dengan 2 jarinya.

Setelah hampir satu jam aku menggenjot, mendadak kurasakan sesuatu yg berbeda, jepitan anus Rara semakin berkurang, terus berkurang hingga terasa tanpa denyutan dan semakin kesed saja. Akupun meminta Hana untuk berdiri dari muka Rara, dan ternyata Rara sudah pingsan. Karena aku belum ejakulasi, aku meminta Hana untuk menggantikan Rara. Kini Hana memilih diatasku, menggoyang penisku dengan sangat cepat dan dalam. Maju-mundur, memutar hingga hentakan kiri dan kanan. Aku tundukkan wajahnya kearahku, hingga kedua toket kembarnya menggantung didepan mataku. Aku langsung menghisap dan menggit lembut putingnya dengan bibirku.

Aaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhh…….nikmaaaaaaaaaaa aaaaaatttttttt, buruan Mas semprotin vaginaku dengan pejuhmu. Bisik Hana lirih.

“iya sayang, sebentar lagi ya?? Jawabku sambil mengelus halus toket kenyalnya.

Sesaat sebelum ejakulasi, aku suruh Hana mencabut penisku dan memasukkannya kembali ke vagina Rara. Dengan mudah aku masukkan penisku dan kembali menggenjot goyanganku.

CRET……CREEEEETTTTTTTTT…..CREEEEEEEE EEEEEEETTTTTTTTTT….. seluruh spermaku tumpahkedalam vagina Rara yg hangat.

Aaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhh……..puaaaaaaass sssssssssssssssssssss……

Setelah beberapa saat mengumpulkan sisa-sisa energi, aku dan Hana memakai kembali baju yg berserakan dan penuh pejuh. Tdk lupa aku memakaikan baju Rara dan memapahnya keluar room. Aku cuek saja dengan orang-orang, paling dikira lagi sakit, jawabku……..

Aku bawa Rara menuju tempat kostnya dan dengan bantuan Hana aku bisa masuk kost dan masuk kamar Rara yg kebetulan satu kamar dengan Hana. Aku baringkan Rara ketempat tidur dan membuka kembali seluruh pakaiannya begitu juga aku. Akupun tidur satu selimut dengan Rara, dalam keadaan sama-sama bugil dan saling berpelukan erat. Sementara Hana tidur di kasur sebelah karena walau mereka satu kamar tetapi mereka tidur di kasur sendiri-sendiri.

Keesokan harinya, sesuai rencana aku buat Rara terbangun duluan dengan memberi minyak kayu putih dihidungnya dan setelah itu aku dan Hana berpura pura tidur.

“eeeeeehhhhhhhhh….Iwan, kok kamu disini? Kata Rara saat terbangun.
‘kamu sudah bangun sayang?!! Kataku pura-pura baru bangun.
“apa yg terjadi semalam? Aduuuhhhh….sakit banget vaginaku, kamu apain? Tanya Rara meringis.
‘lho itu bego atau pura-pura bego? Jelas-jelas kalian semaleman ngentot… tuh penis Iwan yg segede ketimun yg bikin lho pingsan! Sahut Hana dengan berakting marah.
“iiihhhh….apaan sih?! Apa benar Wan? Tanya Rara dengan agak bingung.
‘iyaaa sayaaang….kita semalem karaoke dan kita ngentot sampai subuh karena kita taruhan siapa yg nyerah duluan harus nurut pada yg menang! Jawabku.
“apa….aku kalah ngentot, apa iya???? Kata Rara Heran.
‘jelas-jelas lho pingsan, masa iya pingsan menang! Kata Hana menambahkan

Sejak pagi itu Rara menyerah tanpa syarat kepadaku, menuruti semua kemauanku dan dua bulan ini Rara aku suruh menjadi sekretarisku. Ternyat otaknya encer juga Gan, aku sangat terbantu dengan kemampuannya. Yg membuatnya sangat berguna adalah, dia sangat pintar merayu, dengan body dan kecantikannya dia melobi serta melayani klien-klienku alhasil dari 12 lelang tender aku menang sebanyak 11 kali. Sangat fantastis!!!!

Keyword Pencarian:

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *